“SEBELUM TERTIBKAN MASYARAKAT, TERTIBKAN DIRI SENDIRI…”

The INDEPENDEN’S – Weblog, Jakarta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta untuk membenahi dirinya sendiri sebelum menertibkan masyarakat.

 
Hal tersebut dikatakan Sosiolog dari Universitas Indonesia A Hanief Sahagapur ketika berbincang dengan okezone, Sabtu (17/7/2010).
 
“Sebelum mengontrol orang lain, dia (anggota Satpol PP) harus mengontrol diri, Hal tersebut belum menjadi perhatian serius selama ini,” tandasnya.
 
Dilanjutkan dia, untuk mewujudkan ketertiban sosial memang diperlukan kontrol, namun tindakan yang dilakukan Cipto Harianto dan Suharyanto menganiayaan Rm (16) serta mencabuli YA (15) justru telah menyelewengkan tugasnya sebagai penertib.
 
“Itu berarti penertib yang perlu ditertibkan. Tertib sosial itu penting di masyarakat, pada saat Satpol PP melakukan represi itu sudah melanggar tertib sosial, fungsi dia malah diselewengkan,” jelasnya.
 
Menurutnya Hanief, untuk menghindari kejadian serupa, penegak ketertiban sosial haruslah tidak menjadikanya sebagai alat kekuasaan untuk mengontrol masyarakat.
 
“Yang paling penting untuk menegakkan ketertiban sosial di masyarakat sipil bukanya menjadikan tugasnya itu sebagai kekuasaan,” pungkas Hanief.
 
Sebagaimana diketahui, potret kelam Satpol PP kiat buruk setelah pada Sabtu kemarin dua oknumnya melakukan pelecehan seksual kepada seorang ABG yang tertangkap pacaran di bilangan Monas. Kala itu, seorang oknum Satpol PP memaksa ABG tersebut melakukan oral seks. Kejadian ini pun mendapat kecaman dari banyak pihak,
(teb)

Sumber: http://news.okezone.com/read/2010/07/18/338/353998/sebelum-tertibkan-masyarakat-tertibkan-diri-sendiri

Iklan