DUH, KOTORNYA TUBUH INI!

The INDEPENDEN’S – Weblog – APAKAH Anda sering mengalami sakit kepala/migren, pelupa, cepat lesu, tidak bergairah bahkan sering uring-uringan? Ini semuanya adalah peringatan yang dikeluarkan oleh tubuh kita, sebagai Warning Keras ! Masalahnya sampah dan kotoran yang ada di dalam tubuh Anda sudah berjibun banyaknya, sehingga luber dan berubah menjadi penyakit. Bayangkan saja apabila rumah Anda satu tahun saja tidak disapu ataupun dibikin bersih, bagaimana kotorannya? Dan cobalah tanya sama diri sendiri pernahkah Anda membersihkan tubuh Anda, tetapi bukan tubuh luarnya melainkan tubuh dalamnya ?

Pembersihan atau pencucian tubuh dalam itu dalam bahasa kerennya disebut “detoksifikasi” atau arti sebenarnya adalah pengeluaran racun atau zat-zat yang bersifat racun (toksin) dari dalam tubuh Anda. Tidak bisa dipungkiri bahwa tubuh dalam kita itu kotor dan penuh dengan segala macam ampas maupun sampah, jadi benar-benar sudah mirip dengan air comberan.

Mulai dari polusi udara sampai dengan limbah air yang secara langsung atau tidak langsung masuk ke dalam tubuh kita, belum lagi makanan-makanan yang tidak sehat lainnya seperti formalin, zat-zat pewarna maupun racun-racun lainnya yang mengendap di dalam tubuh Anda, karena tidak semuanya bisa dibilas bersih, entah melalui buang air besar ataupun urin. Oleh sebab itulah dianjurkan setahun sekali kita harus bebersih badan atau melakukan detoksifikasi.

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa kegagalan untuk membuang ampas-ampas secara tuntas akan menyebabkan pembusukan di dalam usus besar dan setelah beberapa lama kemudian akan membentuk lapisan seperti getah di dinding usus besar kita. Suatu otopsi yang pernah dilakukan memperlihatkan adanya 22,5 kg timbunan kerak pada usus besar seorang pria apakah ini tidak menjijikan. Dan tanyalah sama diri sendiri berapa banyak dan berapa kg kerak kotoran yang sudah melekat di usus besar Anda? (Colon Health: The Key to a Vibrant Life)

Perlu Anda ketahui bahwa darah kita itu hanya sebersih isi perut kita, sebab darah itu beredar melalui semua organ di dalam tubuh, sehingga bisa mencapai di setiap sel dalam tubuh, oleh sebab itulah racun di dalam darah yang disebabkan oleh isi perut yang kotor otomatis akan meracuni seluruh isi tubuh kita.

Detoksifikasi yang saya maksud bukanlah detoksifikasi cuci kaki seperti yang ditawarkan di berbagai macam salon, melainkan dengan melakukan puasa selama tiga hari dimana hanya minum juice buah-buahan murni atau wortel saja sebagai asupan.

Dan percayalah setelah Anda melakukan detoksifikasi, maka daya ingat Anda jadi semakin bertambah, energi pun meningkat, bahkan menghilangkan berbagai macam penyakit. Dan juga membuat diri kita jadi semakin cantik, sebab melalui ditoksifikasi berarti juga meremajakan sel kulit kita dan berat badan pun menurun. Detoksifikasi seharusnya dilakukan oleh para penderita kanker.

Brokoli dan teh hijau bukan saja baik sebagai pencegah kanker juga bermanfaat sebagai detoksifikasi. Pencegah kanker lainnya ialah buah apel, tomat yang juga baik sebagai pelindung jantung. Begitu juga dengan strawbery maupun anggur ini bisa bermanfaat sebagai buah-buahan anti kanker, sedangkan bawang putih bermanfaat untuk memperkuat kekebalan tubuh.

Beta-karotin yang bisa didapatkan dari jus wortel telah terbuktikan ampuh sebagai pencegah maupun pengobatan aktif terhadap kanker.

Banyak orang tidak mengetahui, bahwa kekurangan vitamin, meskipun sangat sedikit sekalipun, dapat mempengaruhi kesehatan Anda, hanya sayangnya gejala kekurangan vitam ini tidak mudah diketahui. Oleh sebab itulah dibutuhkan suplemen vitamin.

Menurut Linus Pauling Ph.D. pemenang hadiah nobel dua kali, apabila vitamin C dimanfaatkan dengan benar pada penderita kanker maka bisa dipastikan dapat menurunkan angka kematian sampai 75%. Usia mereka dapat diperpanjang dengan penggunaan vitamin C, karena vitamin C ini dapat mencegah tersebarnya kanker di dalam tubuh. Vitamin C juga bermanfaat sebagai detoksifikasi untuk mengusir racun, maka dari itu tidak memakan vitamin C setiap hari ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Sebaiknya vitamin C 500 – 1000 miligram, 2-3 kali sehari.

Begitu juga dibutuhkan vitamin B-Kompleks maupun vitamin E yang dapat mencegah terbentuknya zat penyebab kanker. Berdasarkan hasil penelitian Vitamin E dapat menurunkan risiko kanker payudara dan rahim, bahkan bisa menurunkan 1/3 dari kanker prostat. Sebaiknya kita mengkonsumsi vitamin E sebesar 400 International Unit per hari.■

Iklan