<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: PAK TUA TELAH TIADA</title>
	<atom:link href="http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/</link>
	<description>JUJUR, TERBUKA &#38; APA ADANYA</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Nov 2009 08:40:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Bapake Alya Aza Amad</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-484</link>
		<dc:creator>Bapake Alya Aza Amad</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 11:53:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-484</guid>
		<description>Assalamualaikum wr wb,
Makin mantap aja tulisannya nih. Memang pak tua ini sudah sebatang kara tua renta di zaman modern reformis ini. Semangat perjuangan melawan penjajah modern, penjajah iman, penjajah mental, dan mempertahankan hasil perjuangan semangat melawan penjajahan fisikal, sudah tidak lagi mengendur tapi juga pupus.
Tapi kenapa semangat pak tua juga turut mengendur, hingga memilih sesegera mungkin menyusul yang sudah mendahului? Mudah2an sebelum benar2 resmi dengan kepergiannya, pak tua makin semangat menanamkan kembali benih2 semangat dalam hati penerusnya dalam melawan penjajahan intelijen.
Hmmm... ngomong apa sih? hehehee...
Bener2 hebat tulisan kang Zaldy ini...
Wassalam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr wb,<br />
Makin mantap aja tulisannya nih. Memang pak tua ini sudah sebatang kara tua renta di zaman modern reformis ini. Semangat perjuangan melawan penjajah modern, penjajah iman, penjajah mental, dan mempertahankan hasil perjuangan semangat melawan penjajahan fisikal, sudah tidak lagi mengendur tapi juga pupus.<br />
Tapi kenapa semangat pak tua juga turut mengendur, hingga memilih sesegera mungkin menyusul yang sudah mendahului? Mudah2an sebelum benar2 resmi dengan kepergiannya, pak tua makin semangat menanamkan kembali benih2 semangat dalam hati penerusnya dalam melawan penjajahan intelijen.<br />
Hmmm&#8230; ngomong apa sih? hehehee&#8230;<br />
Bener2 hebat tulisan kang Zaldy ini&#8230;<br />
Wassalam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kidungjingga</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-255</link>
		<dc:creator>kidungjingga</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 12:10:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-255</guid>
		<description>Merdeka mas zaldy.. kerennn!!


&lt;em&gt;Dari Zaldy - Merdeka juga...&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Merdeka mas zaldy.. kerennn!!</p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Merdeka juga&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: our</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-254</link>
		<dc:creator>our</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 06:42:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-254</guid>
		<description>wow...keren...

&lt;em&gt;
Dari Zaldy - Ahh... yang benar....&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wow&#8230;keren&#8230;</p>
<p><em><br />
Dari Zaldy &#8211; Ahh&#8230; yang benar&#8230;.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rita</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-244</link>
		<dc:creator>Rita</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 16:26:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-244</guid>
		<description>Jadi mikirin pak tua itu... tinggal ma siapa, yang ngurusin siapa, giman nasibnya sekarang...Sepertinya pak tua itu ingin membangkitkan jiwa patriotisme dalam diri anak harapan dan penerus bangsa itu...Pak tua menginginkann agar tidak lupa pada para pejuang yang telah mempersembahkan kebebasan dan kemerdekaan pada kita... iya ingin negara ini bebas, maju dan berkembang sejalan dengan cita2 para pendahulunya.(berjuang, berkorban jiwa raga tanpa pamrih)... mungkin seperti itu....

&lt;em&gt;Dari Zaldy - Mmm... mmm... betul Mbak.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi mikirin pak tua itu&#8230; tinggal ma siapa, yang ngurusin siapa, giman nasibnya sekarang&#8230;Sepertinya pak tua itu ingin membangkitkan jiwa patriotisme dalam diri anak harapan dan penerus bangsa itu&#8230;Pak tua menginginkann agar tidak lupa pada para pejuang yang telah mempersembahkan kebebasan dan kemerdekaan pada kita&#8230; iya ingin negara ini bebas, maju dan berkembang sejalan dengan cita2 para pendahulunya.(berjuang, berkorban jiwa raga tanpa pamrih)&#8230; mungkin seperti itu&#8230;.</p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Mmm&#8230; mmm&#8230; betul Mbak.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rindu</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-243</link>
		<dc:creator>Rindu</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 13:20:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-243</guid>
		<description>MERDEKA ... :)


&lt;em&gt;Dari Zaldy - Merdeka!!! Sekali merdeka tetap merdeka. &lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MERDEKA &#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Merdeka!!! Sekali merdeka tetap merdeka. </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ira mirawati</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-237</link>
		<dc:creator>ira mirawati</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 01:09:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-237</guid>
		<description>Mas Zaldy, saya paling suka alinea kedua terakhir :
Sulit dibedakan antara suara kentut dan suara wakil rakyat. Semua teriak tanpa arah dan tujuan.

cerita yang sangat menyentuh Mas. meski ini imajinasi, tapi menurut saya mampu menggambarkan kenyataan yang ada....

salut!!!


&lt;em&gt;Dari Zaldy - Makasih Mbak atas komentar-komentarnya.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Zaldy, saya paling suka alinea kedua terakhir :<br />
Sulit dibedakan antara suara kentut dan suara wakil rakyat. Semua teriak tanpa arah dan tujuan.</p>
<p>cerita yang sangat menyentuh Mas. meski ini imajinasi, tapi menurut saya mampu menggambarkan kenyataan yang ada&#8230;.</p>
<p>salut!!!</p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Makasih Mbak atas komentar-komentarnya.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: chic</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-234</link>
		<dc:creator>chic</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 08:52:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-234</guid>
		<description>oooowww... mengharukan... 
apakah ini kisah nyata?


&lt;em&gt;Dari Zaldy - Ini bukan kisah nyata, Mbak. Kisah ini cuma permainan imajinasi saya aja, Mbak. Dan juga kisah ini sebagai bentuk keprihatinan saya kepada para pahlawan pejuang yang mempertahankan negara ini dengan tumpah darah. Akan tetapi, selasai dari semua itu, mereka dianggap angin lalu, dan tidak mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Ibarat kata, yang lalu... biarlah berlalu.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oooowww&#8230; mengharukan&#8230;<br />
apakah ini kisah nyata?</p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Ini bukan kisah nyata, Mbak. Kisah ini cuma permainan imajinasi saya aja, Mbak. Dan juga kisah ini sebagai bentuk keprihatinan saya kepada para pahlawan pejuang yang mempertahankan negara ini dengan tumpah darah. Akan tetapi, selasai dari semua itu, mereka dianggap angin lalu, dan tidak mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Ibarat kata, yang lalu&#8230; biarlah berlalu.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: liesamban</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-100</link>
		<dc:creator>liesamban</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 09:59:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-100</guid>
		<description>merdeka bung..semoga masih ada generasi2 muda pewaris idealisme para pahlawan yang eksis menggunakan mata hati dalam melanjutkan perjuangan, tentunya tak lepas dari kita2 juga dalam memberikan kontribusi dan motivasi bagi mereka2..dan juga tetap mendukung OKP yang ada di negeri kita ini !


&lt;em&gt;Dari Zaldy - Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!! Semoga negeri ini bisa merdeka dari Penjajahan Akhlak dan dari kaum Kapitalis. Merdeka!!!&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>merdeka bung..semoga masih ada generasi2 muda pewaris idealisme para pahlawan yang eksis menggunakan mata hati dalam melanjutkan perjuangan, tentunya tak lepas dari kita2 juga dalam memberikan kontribusi dan motivasi bagi mereka2..dan juga tetap mendukung OKP yang ada di negeri kita ini !</p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!! Semoga negeri ini bisa merdeka dari Penjajahan Akhlak dan dari kaum Kapitalis. Merdeka!!!</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mujahidahwanita</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-220</link>
		<dc:creator>mujahidahwanita</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 23:58:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-220</guid>
		<description>Saya sangat terharu sekali dengan cerita tersebut, pak tua dengan semangatnya yang masih tersisa mampu memberikan semangat bAGI generasi muda, masih mampu memberikan contoh yang baik, masih mampu menjadi panutan bagi orang-orang di sekelilingnya. Walau sudah tua semangatnya masih berkobar.

Lantas bagaimana dengan generasi muda yang ditinggalkan, mampukah mencontoh atau melanjutkan apa yang dilakukan oleh pak tua????

Bagaimana kang??? apakah kita mampu menjadi si pak tua?????

Menurut kang zaldy bagaimana?

Salut deh... buat kang zaldy, ceritanya sungguh menarik, membuat saya lebih bisa intropeksi diri sebagai generasi muda agar bisa melakukan yang terbaik seperti yang pak tua lakukan, bermanfaat bagi Bangsa, Agama dan di sekeliling kita.&quot;Terimakasih&quot; kang, membaca tulisan ini membuat saya lebih semangat untuk menjalani apa yang saya lakukan, kang jaldy sendiri bagaimana???  Semangatnya udah mulai bangkitkan??? 

Sukses selalu buat akang  dan tetap semangat!



Wanita yang hina dan fakir serta tiada daya upaya


&lt;em&gt;Dari Zaldy - Wahh... terima kasih atas komentar-komentarnya. 

Mmm... mmm... menurut saya kita pun mampu seperti Pak Tua.  Selama kita hidup tidak individualis maksudnya tidak mementingkan diri sendiri. Dan mempunyai kepedulian, terhadap negaranya. 

Kisah Pak Tua pada intinya mengajarkan kita untuk hidup ikhlas dan sabar dalam menjalani hidup ini dari segala macam hal, dan tidak mengharap upah apapun. &lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat terharu sekali dengan cerita tersebut, pak tua dengan semangatnya yang masih tersisa mampu memberikan semangat bAGI generasi muda, masih mampu memberikan contoh yang baik, masih mampu menjadi panutan bagi orang-orang di sekelilingnya. Walau sudah tua semangatnya masih berkobar.</p>
<p>Lantas bagaimana dengan generasi muda yang ditinggalkan, mampukah mencontoh atau melanjutkan apa yang dilakukan oleh pak tua????</p>
<p>Bagaimana kang??? apakah kita mampu menjadi si pak tua?????</p>
<p>Menurut kang zaldy bagaimana?</p>
<p>Salut deh&#8230; buat kang zaldy, ceritanya sungguh menarik, membuat saya lebih bisa intropeksi diri sebagai generasi muda agar bisa melakukan yang terbaik seperti yang pak tua lakukan, bermanfaat bagi Bangsa, Agama dan di sekeliling kita.&#8221;Terimakasih&#8221; kang, membaca tulisan ini membuat saya lebih semangat untuk menjalani apa yang saya lakukan, kang jaldy sendiri bagaimana???  Semangatnya udah mulai bangkitkan??? </p>
<p>Sukses selalu buat akang  dan tetap semangat!</p>
<p>Wanita yang hina dan fakir serta tiada daya upaya</p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Wahh&#8230; terima kasih atas komentar-komentarnya. </p>
<p>Mmm&#8230; mmm&#8230; menurut saya kita pun mampu seperti Pak Tua.  Selama kita hidup tidak individualis maksudnya tidak mementingkan diri sendiri. Dan mempunyai kepedulian, terhadap negaranya. </p>
<p>Kisah Pak Tua pada intinya mengajarkan kita untuk hidup ikhlas dan sabar dalam menjalani hidup ini dari segala macam hal, dan tidak mengharap upah apapun. </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: easy</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-99</link>
		<dc:creator>easy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 09:16:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-99</guid>
		<description>Pak Tua sama seperti kita. merindukan negara ini berubah..


&lt;em&gt;Dari Zaldy - Pak tua adalah bentuk perlawanan dari ketidakadilan yang ada di negeri ini.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Tua sama seperti kita. merindukan negara ini berubah..</p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Pak tua adalah bentuk perlawanan dari ketidakadilan yang ada di negeri ini.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: BUNYU ONLINE</title>
		<link>http://zaldym.wordpress.com/2009/01/20/pak-tua-telah-tiada/#comment-95</link>
		<dc:creator>BUNYU ONLINE</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 16:17:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zaldym.wordpress.com/?p=883#comment-95</guid>
		<description>Kisah yg sederhana, tapi benar2 menarik. Sampeyan benar2 pandai bercerita. Mengungkap realita dalam posting yg bagus. Kalimat2nya mengalir kayak sungai.


&lt;em&gt;Dari Zaldy - Terima kasih... Atas komentarnya. Salam...&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah yg sederhana, tapi benar2 menarik. Sampeyan benar2 pandai bercerita. Mengungkap realita dalam posting yg bagus. Kalimat2nya mengalir kayak sungai.</p>
<p><em>Dari Zaldy &#8211; Terima kasih&#8230; Atas komentarnya. Salam&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
