The INDEPENDEN'S – Weblog

Icon

JUJUR, TERBUKA & APA ADANYA

TULISAN INDAH MENGUBAH IJAZAH

TULISAN INDAH MENGUBAH IJAZAH

Oleh : Zaldy Munir


foto-86SAMBIL duduk diemperan toko dan ditemani kepulan asap rokok yang keluar dari mulutnya, sementara tangannya dengan trampil menggoreskan pena di atas kertas piagam untuk membuat tulisan indah, itulah pekerjaan sehari-hari yang dilakukan Herman, 38 tahun.


Laki-laki keturunan Jawa tersebut sudah sepuluh tahun menjalani profesinya sebagai penulis indah di Pasar Baru, pekerjaan itu ia jalani setelah sebelumnya bekerja sebagai karyawan disebuah perusahaan Advertising di Jakarta, namun karena tidak mau terikat dengan peraturan-peraturan perusahaan maka akhirnya ia memutuskan untuk bekerja sendiri sebagai penulis indah. “Dulu saya bekerja diperusahaan Advertising, tapi karena ogah terikat maka saya keluar,” tutur Herman seraya menghisap sebatang rokok yang terselip jelas di jari tangannya.


Ayah dari Bagus Eka Pradana, 13 tahun yang duduk di kelas 2 SMP dan Indah Nur Kholilah, 6 tahun TK awalnya mangkal di pinggir jalan raya Pasar Baru, namun karena digusur oleh trantib akhirnya memilih emperan toko di Pasar Baru sebagai tempat mangkalnya dengan alasan aman dari gusuran trantib. “Dulu saya mangkal di pinggir jalan, tapi karena digusur trantib makanya saya pindah di sini, “ ujarnya.


Selain menjual jasa menulis indah, suami Suprihatin ini juga berjualan bingkai, kartu ucapan serta menerima melukis wajah, tapi sekarang tinggal menjual jasa nulis indah dan melukis wajah saja yang ia jalani, semua itu karena adanya krisis moneter serta masuknya hand phone yang membuat orang tidak memerlukan lagi kartu ucapan. “Untuk mengucapkan sesuatu tinggal SMS pakai HP saja lebih cepat,“ ucapnya.


Selain menerima order menulis indah Herman juga menerima order lainnya, seperti memperbaiki kesalahan tulisan atau mengganti isi yang tertulis di dokumen. Saat laki-laki yang mempunyai hobi memancing itu sedang santai sambil menikmati segelas air jeruk, tiba-tiba datang seorang laki-laki yang memintanya untuk mengganti nama yang ada di dokumen kesehatan untuk mengurus keimigrasian, setelah melihat akhirnya Herman meminta imbalan Rp 100 ribu, tapi laki-laki itu menawar Rp 50 ribu. Karena tidak terjadi kesepakatan akhirnya pekerjaan tersebut diberikan pada temannya se-profesi.


Ketika ditanya apakah bisa membuatkan ijazah palsu? Dengan santai ia menjawab tidak bisa karena tidak mempunyai bahan kertas yang biasa digunakan untuk membuat ijazah, namun ia bersedia mengubah ijazah yang sudah jadi, seperti mengganti nilai, mengganti nama sesuai dengan keingginan si pemilik. “Kalau bikin ijazah nggak bisa, karena di sini nggak ada kertasnya,” terang Herman sembari manggaruk kepalanya yang sudah dipenuhi uban.


Untuk merubah nilai ijazah sebanyak 2 mata pelajaran Herman meminta ongkos sebesar Rp 150 ribu dengan imbalan hasil pekerjaan yang cukup memuaskan. Sehari-hari laki-laki kelahiran Jakarta itu mengawali aktifitasnya dengan menumpang kereta api dari Depok dan tiba di Pasar Baru pukul 09.00 wib dan pulang pada pukul 5 sore, dengan penghasilan berkisar antara Rp.75 ribu – Rp.100 ribu perhari.


Dengan keahlian yang dimilikinya laki-laki lulusan SMA Boedi Oetomo itu sering mendapat order pekerjaan dari instansi pemerintah, seperti Pemda, Departemen Keuangan dan lainnya. Biasanya mereka meminta Herman untuk menuliskan sertifikat atau piagam bila sedang ada seminar atau workshop. “Dulu saya sering diminta oleh Pemda dan Departemen Keuangan untuk nulis sertifikat. Bahkan Antara kalau ada pendidikan juga sering minta saya yang nulisin,“ terang Herman sambil tersenyum malu.


Tapi mengapa keahlian yang dimiliki oleh Herman dan kawan-kawannya sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang mempunyai moralitas rendah, yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan bahwa tindakannya itu akan merugikan orang lain. ■

Filed under: Feature , , , , ,

Leave a Reply

Photobucket

Sekapur Sirih

Asslamu’alaikum Wr. Wb. The INDEPENDEN’S Weblog – adalah Sebuah blog yang berisi bagian dari refleksi saya. Adapun refleksi yang dimaksud adalah tulisan yang isinya mencerminkan renungan-renungan pribadi saya yang diungkapkan secara hampir spontan sesuai dengan apa yang ada dalam benak saya saat itu. Jadi, sifatnya hampir sama dengan catatan harian, tapi catatan harian yang lebih ekstensif dan terencana sebagai sebuah tulisan yang utuh dan sistematis. Kisahnya pun beragam, mulai dari Perjuangan, Cinta, Pengerbonan, dan Perlawanlan Terhadap Penguasa Yang Berlaku Tidak Adil Terhadap Rakyaknya. Lalu cerita tersebut dibungkus ke dalam sebuah tulisan, entah itu berupa Cerpen, Puisi, Feature, Opini dan lain sebagainya. Sesungguhnya blog ini tidak terlepas dari berbagai kekurangan, jauh dari kesempurnaan. Oleh karenanya, kritik dan saran yang bersifat konstruktif dari para pembaca sangat saya harapakan guna penyempurnaan berikutnya. Oke, selamat membaca blog saya ini. Jazakumullah khairan jaza’. Wassalamu’alaikum ... Zaldy Munir (Pemimpin Redaksi)

Ruang Kampanye

MER-C PEDULI PALESTINA

Page Rank

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net Google bot last visit powered by Gbotvisit.com Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com

Kalender Masehi

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Arsip

Ruang Kampanye

Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Yang masuk nggak ngucapin SALAM...

Pengunjung

  • 35,813 hits

Pengunjung

free counters

Ruang Kampanye

Supporters

100 Blog Indonesia Terbaik
Indonesian Muslim Blogger Blogger Indonesia

Jadwal Shalat